Oleh : Arief Maulana
Beberapa waktu lalu, salah satu member Dynasis saya kontak dan sharing mengenai jaringannya. Dia ada member aneh. Member aktif saya ini menduplikasikan dengan baik apa yang saya lakukan. Begitu ada member baru yang join, maka petunjuk maupun link download panduan manual bisnis pulsa dikirimkan via SMS.
Anehnya, new member yang didapatkan oleh member aktif saya tersebut malah mencak-mencak dan ngamuk-ngamuk ngga karuan. Bahkan dia sms kepada member aktif saya maki-makian ngga jelas. Lantas saya pun memberikan solusi terakhir dan mudah. Apa? Tinggalkan saja orang seperti itu. Udah pasti ngga bakal sukses. Karena kesuksesan di bisnis jaringan 95% ditentukan oleh sikap, selebihnya skill.
Dari kejadian itu, akhirnya lahirlah ide untuk memposting artikel ini. Materi ini saya dapatkan dari dua sumber : special training for network business leader (di MLM konvensional) dan pengalaman pribadi saya. Dan disini saya ingin sharing kepada Anda tipikal karakter orang yang akan Anda temui dalam bisnis pulsa berbasis sistem jaringan. Nah apa saja karakter mereka :
Aktif – Network Builder (Core Person)
Ini adalah orang-orang inti / core person yang akan membuat bisnis Anda meledak dan meningkatkan income bisnis pulsa Anda. Orang-orang ini adalah pejuang sejati yang mau belajar dan bergerak di jalur sistem. Mereka cenderung teachable pada uplinenya. Dan fokus kerjanya adalah, mengembangkan jaringan bisnis sama seperti yang Anda lakukan. Makin banyak Anda temui orang-orang core ini, makin stabil dan kuat jaringan bisnis Anda.
Aktif – Sales Team (Omzet Builder)
Peranan omzet builder juga sangat penting. Di beberapa perusahaan network marketing, omzet bisa menjadi takaran prosentase bonus ataupun syarat untuk mengambil bonus. Sama baiknya punya team omzet builder, karena mereka tergolong member aktif. Hanya saja tidak fokus di pengembangan jaringan melainkan fokus pada jualan, karena suka atau mungkin punya bakat jualan.
Untuk kita, hal ini akan sangat menguntungkan karena memperbesar bonus. Sementara untuk para omzet builder, bonus mereka ya terbatas seberapa banyak mereka mampu menjual. Itulah mengapa meskipun ada team bisnis pulsa saya yang berkarakter omzet builder, pelan tapi pasti saya arahkan menjadi network builder. Tidak lain agar income mereka juga berkemban. Disamping itu prinsip network builder juga tidak terlalu sulit. Bangun saja jaringan pemakai produk.
Passive – User
Dulu sebelum saya beralih menjadi member aktif – network builder di Dynasis, saya adalah member passive yang join di Dynasis cuma untuk mencari kemudahan isi pulsa sendiri. Yah, waktu itu entah kenapa masih malas mengembangkan jaringan. Sampai pada satu titik pada akhirnya jadi semangat dan mulai serius menjaring tim bisnis pulsa dan mengedukasi mereka menjadi tim yang solid.
Kalau Anda punya jaringan yang tergolong passive atau user semata, jangan diacuhkan. Sesekali beri perhatian lebih. Walau mereka tidak mengembangkan jaringan Anda, paling tidak ada omzet berjalan yang akan memperbesar bonus bulanan Anda.
Pelengkap Penderita
Inilah jaringan terbanyak yang ada di list network saya. Menuh-menuhin list tanpa ada hasil ataupun tindakan nyata. Bisanya cuma tertarik, kemudian join. Setelah join tidak ada action, padahal sudah saya bimbing melalui panduan khusus tim bisnis pulsa saya. Jadi ada ataupun tidak ada, para pelengkap penderita ini tidak memberikan pengaruh apa-apa, baik dari segi omzet maupun bonus.
Yah, kalau Anda pernah mendengar hukum 80 : 20, sepertinya di bisnis pulsa berbasis jaringan ini sama saja. 80% omzet dan bonus saya, adalah hasil kerjasama 20% member aktif yang produktif. Sisanya? pelengkap penderita. Sekedar ngeramein suasana saja.
Negatif
Dunia selalu dalam keadaan seimbang. Jika ada yang positif dengan peluang bisnis pulsa karena prospek dan nilai lebihnya, maka tak sedikit pula yang mengambil sikap negatif. Biasanya meski Anda paparkan sejuta kelebihan bisnis pulsa ataupun bisnis lainnya, namanya orang negatif ya tetep aja menolak.
Namun, jangan pernah tinggalkan mereka. Masukkan saja dalam daftar pending prospek. Maksudnya daftar orang-orang yang bakal Anda tawari lagi bisnis ini (bisnis yang sama) dalam beberapa bulan ke depan. Orang negatif itu bisa karena banyak alasan. Yang jelas, dimata mereka moment bisnis yang Anda tawarkan masih belum tepat. Kalau sudah waktunya mereka akan dengan mudah join. Kalau Anda pernah ikut MLM konvensional, saya yakin sering mendengar cerita bahwa orang baru join setelah beberapa kali dipresentasi. Malah kadang-kadang leader sukses berawal dari orang yang paling negatif. Aneh kan, tapi itu semua real.
Jadi kalau bisnis Anda ditolak oleh orang negatif, santai saja. Tidak usah dipikirkan terlalu dalam, menguras energi Anda saja. Lebih baik fokuskan saja pada orang lain yang belum Anda presentasi / ceritakan bisnis ini. Atau fokus saja membantu jaringan di bawah Anda yang aktif. Toh di marketing plan Dynasis, selama masih dalam batas kedalaman 15 generasi, prosesntase bonus sama dengan frontline Anda. Jadi membantu downline di kedalaman sama saja dengan membantu frontline Anda.
Saya rasa cukup dulu deh posting kali ini. Sepertinya ini posting terpanjang, hehehe… Semoga membantu menambah wawasan Anda sekaligus menjaga semangat dan motivasi Anda dalam menjalankan bisnis Pulsa.


[Reply]
Arief Maulana Reply:
August 27th, 2009 at 1:41 pm
kebalik mas. Biasanya baru ketahuan kalau udah join atau udah dipresentasi. Kecuali kita menguasai ilmu psikologi. Yang penting jalan aja dah, sebarkan informasi peluang bisnis pulsa seluas-luasnya.
Nah, ntar kalau ketemu berbagai reaksi dan sikap (termasuk yg ga enak), boleh inget-inget lagi artikel ini biar tetep semangat. Hehehe
[Reply]
Hukum 20 : 80 sangat menarik. Saya pernah iseng penelitian kecil-kecilan dan ternyata memang benar. Tentu saya tidak tepat 20/80.
sangat menarik.
[Reply]
Arief Maulana Reply:
September 3rd, 2009 at 1:26 am
unik ya Bang fenomena ini. Mendunia lagi. Apa karena sloga 20/80 ini sering didengungkan yah!
[Reply]
[Reply]
Arief Maulana Reply:
September 3rd, 2009 at 1:30 am
ayo… solidkan group, tembus top score dynasis…
[Reply]
Dalam bisnis apapun perlu action, tidak hanya sekedar teori. 20% teori, 80% praktek. Smoga sukses mas.
[Reply]
Arief Maulana Reply:
September 3rd, 2009 at 1:33 am
yup sama-sama sukses deh!
[Reply]
Thanks mas tapi kayaknya saya lebih tertarik ide mas untuk transfer pada mas dan nanti sesdh masuk deposit baru saya sms pulsa2 apa yang dibutuhkan tlg rekening pribadi aja bukan dynasis bolehkan seperti sekarang 4 hp saya 0 pulsa sebab tak sempat ke ATM ok
[Reply]
Arief Maulana Reply:
September 3rd, 2009 at 1:34 am
oke. Kalau memang gitu, pasca transfer ke rekening saya, mohon konfirm by sms ke nomer saya mbak. Ntar tak proses and deposit tak kirim dengan mode transfer deposit antar member.
[Reply]
Wah betul mas, membangun sikap itu ternyata penting. Sistem bisa dipelajari, bagaimana perusahaannya bisa dicari, tapi sebagus apapun perusahaan dan sistemnya kalau sikap positif tidak dibangun bagi tipe org kaya gini sama saja. Tapi dengan silaturahim semua itu akan berubah menjadi lebih baik…lebih baik… dan lebih baik. Saya tunggu mas artikel ttg presentasi jitunya.
Sukses selalu buat mas Arif.
[Reply]
Arief Maulana Reply:
September 3rd, 2009 at 1:38 am
bener mas… yg membuat sukses itu 95% sikap 5% teknis. Jadi untuk menjadi leader yg tangguh perlu sikap yang bagus pula…
[Reply]
saya rasa artikel ini bisa untuk bisnis apapun
berbicara dalam satu masalah
lebih enak untuk semua masalah
jika terpuruk dan terus kalah
lekas bangkit dan jangan terucap lelah
[Reply]
[...] kecenderungan yang terjadi di lapangan adalah, mereka yang aktif dan menjadi pencetak omzet + pembangun jaringan rata-rata orang yang memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya kemandirian dan juga adanya [...]
Top mas artikelnya,,,
ni aq juga udah pelan2 nyoba bisnis pulsa,,,
udah ada web replikanya juga lho
coba aja klik
http://www.jual-pulsa.web.id/?ref=aristoncell
[Reply]
Arief Maulana Reply:
November 3rd, 2009 at 9:02 am
Di redirect dulu bos linknya. Kalo ngga org biasanya klik cuma depannya doang. ID mu ga diikutin…
[Reply]